Postingan

API KUPAT

Gambar
Setelah mengirimkan foto itu di Group Suara Sastra, menjadi perbincangan apa maksud yang sebenarnya. Padahal clue nya sudah jelas terfokuskan ke Kupat dibawahnya terdapat Api. Apa maksud dari Api Kupat tersebut? Apakah kupat yang dimasak menggunakan cara tradisional dengan tungku api yang menyala? Memang benar kalau zaman dulu kalau memasak pasti menggunakan tungku dan kayu bakar, bahkan cara tradisional dulu malah seru dan masa-masa itu pasti kita rindu. Sebenarnya Api Kupat itu ada maksud tersendiri bagi saya. Kata itu terpikir setelah kemarin saat lebaran sowan ke Ibu Guru SMAPONG, yang pembelajarannya pasti ada motivasi diakhir pembelajaran. Yaitu sowan ke rumah Bu Sri Utami, Bu Nila, dan Bu Devi. Nasehat-nasehat beliau yang dulu teringat kembali, yaitu tetap terus semangat untuk selalu berjuang, semangat dalam belajar dan soal rezeki Allah yang menentukan. Asalkan kita tidak boleh putus asa dan terus berusaha dibarengi dengan doa Jadi terpikirkan untuk membuat Puisi berjudul API K...

Suara Sastra Blitar Kembali Hadir Di Mabesnya

Gambar
He Rek...... Warga Blitar dan sekitarnya, tak terasa Komunitas Suara Sastra Blitar sudah hampir 3 tahun berjalan. Badai dan rintangan selalu berdampingan dan SuTra tetap bisa bertahan hingga sekarang. Bukan hanya itu Suara Sastra dikenal oleh Masyarakat luas yang pada edisinya beberapa waktu lalu mengisi di berbagai acara yaitu: Puncak Hari Bahasa tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Falkultas Ilmu Pendidikan Sosial Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia UNU BLITAR feat Teras Bahasa, mengisi kegiatan Pelantikan Pemuda Muhammadiyah dan mengisi kegiatan di Lapas Binaan Blitar. Bulan Desember kemarin juga menerbitkan Antologi kedua yaitu Harapan Untuk Blitar dan Januari 2025 mengadakan Lomba Baca Puisi untuk SD/MI Se-Blitar Raya Kali ini Minggu 13 April 2025, Suara Sastra akan hadir kembali di Mabesnya yaitu di Halaman Kantor Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Blitar di Edisi Ke-51. Yang akan menampilkan seperti biasa puisi dll tentang kesastraan dan literasi Semoga jaya se...

Suara Sastra Hadir Kembali Di Pusat

Gambar
Assalamuaikum...... Hallo Sahabat Literasi Blitar, Suara sastra akan hadir lagi lho setelah Minggu kemarin 23 Juli 2023 hadir di Taman Baca Mas Said Srengat Blitar dan hari Minggu 6 Agustus 2023 akan kembali lagi di Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Blitar di Desa Jatilengger Ponggok Blitar. Suara sastra edisi 19 ini akan menampilkan berbagai penampilan yaitu Puisi dan masih banyak lagi. Dan bukan hanya penampilan tapi juga bengkel karya antalogi Lokalitas Blitar. Ingin tahu keseruannya? Skuy bergabung bersama kami di Pusat. Pusat Suara Sastra setiap 2 minggu sekali. Skyu rame-rame untuk umum lho...... Sharing bersama, bersua bersama melalui karya Salam Literasi Literasi untuk kesejahteraan

Kolabrasi Literasi Blitar

Gambar
Assalamualaikum...... Hallo Rek bertemu dengan saya kembali Barno Si Jumblo...... Pada kali infonya adalah Kolaborasi Literasi Blitar mengadakan acara yaitu kolaborasi antara Suara Sastra yang dibentuk dan digagas oleh Mas Jon Blitar dan Mas Galang Suhastra yang didukung oleh GPMB dan Dinas Perpustakan Kearsipan Kabupaten Blitar berkolaborasi dengan SIPIL(Sinau Pilem) yang disutradara i Mas BK, malam ini berkolaborasi di Perpustakaan Mas Sahid Srengat Blitar dan dihadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Blitar yaitu Bapak Eko dan ketua GPMB yaitu  Bapak Dodit,  dan hari ini juga bertepatan dengan Hari Anak Nasioal. Sebelum itu tadi siang ditempat yang sama ada Pertemuan Penulis Blitar(FLP BLITAR) yang diketuai oleh Mas Abi yang dihadiri oleh Mas Rizky yang puisinya selalu roman, Mas Jon Blitar sang maestro puisi dari Blitar. Mas Anto Puja Peta, Mbak Anisa Dewi dan saya sendiri yang masih junior dalam dunia kepenulisan dan suasana semakin seru dengan kehad...

Ngopi Santai Dengan Bahasan Persimpangan

Gambar
Hallo Rek hari ini di Dinas Perpusip Kabupaten Blitar ngopi bareng. Berawal dari membahas karya untuk antologi Suara Sastra berubah bahasan menjadi persimpangan. Tadi membahas puisi roman karya Mas Budi, di Ruang Literasi setelah itu turun kebawah. Dibawah sambil ngopi tetap terbawa suasana puisi roman, sehingga Mas BK membahasnya dengan diibaratkan ada 2 korek itu adalah cinta. Itu dibahas bareng Mas Budi. Ada 1 korek tiba-tiba ada 1 korek lagi. Setelah itu diibaratkan seperti Persimpangan. Di persimpangan 1 ada si A dan di persimpangan 2 ketemu si B. Obrolan semakin seru saat membahas persimpangan. Sebenarnya yang terjadi pada kita itu berawal dari kita. Kalau kita menciptakan hal yang membuat bingung yang salah bukan A atau B tapi kita sendiri, kenapa kita tidak dapat memutuskan sesuatu itu dengan tepat. Jika itu sudah pilihan kita, kita harus bisa mempertanggungjawabkan apa yang kita pilih. Jangan kita memilih A tapi penasaran dengan B. Jadi kita harus bisa bersikap dengan apa yang...

Hormatilah Orang Tua Selalu

Hormatilah bapak kita  Hormatilah ibu kita  Beliau membimbing kita Jangan pernah durhaka Hormatilah selalu orang tua kita Jangan pernah kita mendurhakainya Lihat selalu perjuang mereka Berjuang demi anaknya Panas tidak dirasa Hujan tidak dirasa Malam pun tidak dirasa Beliau berjuang untuk anaknya Bahagiakan selalu beliau Seperti beliau membahagiakanmu Doa mereka adalah kesuksesanmu Hormatilah mereka sebagai orang tua mu     

Kasih Sayang Ibu Sepanjang Masa Untuk Anaknya

                  Kasih sayang seorang ibu sepanjang masa untuk anaknya. Walaupun sebandel-bandel anaknya, seorang ibu tetap sayang pada kita. Contohnya saya sendiri. Terkadang saya sering bandel dengan ibuk, tapi ketika saya sakit ibuk sabar merawat saya, menemani saya. Ibuk selalu memaafkan apa yang saya lakukan.                 Itulah yang jasa yang takkan pernah terbalas dari seorang ibu. Namanya manusia juga pernah berbuat salah. Selah-salahnya ibu kita harus tetap menghormatinya, mengingatkan secara baik-baik. Karena doa seorang ibu adalah kunci kesuksesan untuk anaknya. Jadi apapun itu jangan mendurhakai hati seorang ibu.            Ibu memarahi kita disaat kita salah itu menandakan ibu sayang kepada kita. Ibu ingin melihat kita menjadi anak yang baik, anak yang sukses. Ibu berjuang, bekerja pagi hingga sore bahkan hingga malampun itu untuk kita. Untuk kebahagiaan ki...